Diklat Ragunan
Diklat ragunan merupakan sekolah khusus olah ragawan muda indonesia yang dibina agar bisa mencapai level internasional.
namun
pada saat ini Diklat Ragunan tidaklah berjalan seperti yang dulu,
banyak hal yang terabaikan, dan fasilitas yang dibutuhkan oleh para
calon atlet sudah membutuhkan perhatian khusus mengingat fungsinya yang
sudah tidak layak pakai.
Sebagai
Proyek Manajer, bagaimana caranya agar diklat ragunan kembali seperti
sedia kala dimana para calon atlet merasa nyaman dalam mengembangkan
bakat-bakat mereka.
Hal pertama yang dilakukan:
1. Pemetaan biaya,
pengukuran biaya yang dikelompokan bersamaan berdasarkan kelompok
biaya, misalnya: material, upah, subkontraktor, alat, dan overhead.
2. Identifikasi item pekerjaan rugi, mengidentifikasi kerugian yang terjadi dan disusun dalam nilai persentase agar terlihat segi mana keslahannya.
3. Analisa Penyebab, menganalisa penyebab awal yang terjadi dan besar dampak yang ditimbulakan.
4. Membuat rencana-rencana tindak lanjut atau strategi,
menyusun strategi agar bisa memperbaiki dan mengembalikan keadaan
semula, namun hal ini tentunya dilakukan dari hasil analisis
penyebabnya.
5. Memetakan strategi dalam hubungan antara tingkat
kesulitan dan hasil yang diharapkan atau dapat juga membuat suatu
simulasi perubahan kinerja biaya jika langkah yang direncanakan memiliki
probabilitas keberhasilan tertentu.
6. Riview strategi, dilihat kembali hasil pemetaan dengan hasil orientasi telah dicapai sejauh mana yang dilakukan.
7. Menentukan strategi perioritas. ini dilakukan setelah meriview dan simulasi ulang agar tau strategi apa yang diutamakan.
8. Evaluasi strategi secara periodik, dengan
memperlihatkan fase proyek sesuai yang ditentukan atau tidak, karena
tahapan - tahapan yang dilakukan tidak boleh ada yang terlewat.
9. Menyiapkan strategi-strategi lain, bukan
hal tidak mungkin jika gagalnya sebuah proyek itu terjadi, dan apabila
langkah yang telah ditetapkan kurang berhasil atau meleset dari
perkiraan semula maka plan B harus segera kita lakukan.
10. Melaksanakan strategi utama yang telah ditentukan, ini
adalah tahapan terakhir yang harus dilakukan oleh proyek manajer yaitu
mengembalikan diklat ragunan agar kembali berjalan seperti sedia kala
tentunya dengan menjalankan tahapan-tahapan diatas.
Satu hal yang harus diperhatikan adalah
seberapa bagus rencana yang dibuat tidak akan berhasil apabila hubungan
dan komunikasi dengan pihak lain yang terkait dengan pelaksanaan proyek
kurang dijalin dengan baik. Bagaimanapun rencana tersebut akan
melibatkan interaksi yang cukup rumit yang berhubungan dengan manusia
sebagai pelaku yang memiliki karakter yang berbeda-beda. Komunikasi yang
baik dan terbuka akan memunculkan trust kepada para pelaku proyek. Ini akan menunjang dalam menjalankan strategi yang telah dibuat.
Diperlukan pula visi dan misi yang baik
dan mulia dalam setiap memulai suatu rencana yang besar. Kesulitan dan
hambatan dalam pelaksanaan akan selalu ada, namun visi dan misi yang
mulia akan secara tidak disadari akan selalu mendampingi dalam menemukan
solusi yang terkadang begitu dekat dengan masalah itu sendiri.
Hindari untuk bersikap serakah karena
hanya akan membuka celah kegagalan dalam menjalankan strategi. Berfikir
positif dalam tiap langkah dan berinteraksi akan membuat suatu keyakinan
dalam setiap tahap dari rencana yang dilakukan. Selalu ada peluang
dalam setiap masalah yang terjadi.
Sumber :
http://manajemenproyekindonesia.com/?p=670
Description: MENGEMBALIKAN DIKLAT RAGUNAN
Reviewer: Unknown
Rating: 4.0
ItemReviewed: MENGEMBALIKAN DIKLAT RAGUNAN
Reviewer: Unknown
Rating: 4.0
ItemReviewed: MENGEMBALIKAN DIKLAT RAGUNAN

Tidak ada komentar: